Keutamaan Kota Madinah – Madinah Adalah Tanah Suci

//Keutamaan Kota Madinah – Madinah Adalah Tanah Suci

Keutamaan Kota Madinah – Madinah Adalah Tanah Suci

DIANTARA KEUTAMAAN KOTA MADINAH

Pertama :
MADINAH adalah TANAH SUCI

Karena kemuliaan kota Madinah, maka Allah menjadikan daerah sekitar Masjid Nabawi sebagai Tanah Haram sebagaimana kota Mekah. Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda :

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَاصِمٍ ؛ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ
إِنَّ إَبْرَاهِيْمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَدَعَا ِلأَهْلِهَا. وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِيْنَةَ كَمَا حَرَّمَ إِبْرَاهِيْمُ مَكَّةَ.
وَإِنِّي دَعَوْتُ فِي صَاعِهَا وَمُدِّهَا بِمِثْلَىْ مَا دَعَا بِهِ إِبْرَاهِيْمُ لأَهْلِ مَكَّةَ
Dari Abdullah bin Zaid bin `Ashim Radhiyallahu’Anhu: Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda: “Sesungguhnya Ibrahim telah mengharamkan Mekah dan mendoakan penduduknya dan sesungguhnya aku pun mengharamkan Madinah sebagaimana Ibrahim telah mengharamkan Mekah. Dan sesungguhnya aku juga berdoa agar setiap sha` dan mudnya diberkahi dua kali lipat dari yang didoakan Ibrahim untuk penduduk Mekah”. (HR. Muslim)

Dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
إِنَّ إِبْرَاهِيْمَ حَرَّمَ مَكَّةَ. وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِيْنَةَ مَا بَيْنَ لاَبَتَيْهَا. لاَ يُقْطَعُ عِضَاهُهَا وَلاَ يُصَادُ صَيْدُها
“Sesungguhnya Ibrahim menjadikan Makkah Tanah Suci dan aku menjadikan Madinah Tanah Suci di antara tepinya. Tidak boleh ditebang kayu berdurinya dan tidak boleh diburu binatang buruannya.” (HR. Bukhari)

Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah menjelaskan batasan-batasan tanah haram di Madinah. Wilayah haram membentang dari Gunung Tsaur (yang merupakan perbatasan sebelah utara) hingga Gunung I’er (yang merupakan perbatasan sebelah selatan). Dan dari Harroh Waqim (yang merupakan perbatasan sebelah timur) hingga Harroh Wabroh (yang merupakan perbatasan sebelah barat).

Adab & Etika ketika berada di Kota Madinah  :

1. Tidak boleh mengangkat senjata untuk berbuat kedholiman kepada orang lain.
2. Tidak boleh ditumpahkan darah kecuali dalam rangka mendirikan hukuman qishos dan hukuman had.
3. Tidak boleh berburu hewan buruan di tanah suci Madinah.
4. Tidak boleh juga menebang pepohonan yang tumbuh liar di tanah suci Madinah. 5. Tidak dibolehkan berbuat bid’ah dalam masalah agama di tanah suci Madinah .
6. Tidak dibolehkan melindungi pelaku kejahatan, barangsiapa yang melakukannya maka dia diancam dengan laknat Allah. Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda :

من أحدث فِيهَا حَدثا أَو آوى مُحْدِثًا فَعَلَيهِ لعنة الله وَالْمَلَائِكَة وَالنَّاس أَجْمَعِينَ، لَا يُقْبَلُ مِنْهُ يَوْم الْقِيَامَة عدلٌ وَلَا صرفٌ
“Barangsiapa yang melakukan bid’ah di kota Madinah atau melindungi pelaku kejahatan maka atasnya laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia. Tidak akan diterima darinya amalan wajib dan juga amalan sunnah” (HR. Bukhari & Muslim)

 

 

MAZAYA Tour – www.MAZAYA.id
Spesialis UMROH Sesuai SUNNAH

By | 2015-08-22T09:41:43+00:00 Agustus 22nd, 2015|Blog|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment